Tanda bahaya kehamilan pada trimester pertama yaitu:
- perdarahan,
- pusing,
- mata berkunang-kunang,
- serta nyeri perut yang teramat sangat.
Masing-masing tanda tersebut merupakan indikasi penyakit tertentu. Perdarahan pada awal kehamilan menandakan bahaya abortus atau mola hidatidosa (hamil anggur).
Nyeri kepala hebat perlu diwaspadai. Pasalnya, nyeri ini bisa jadi merupakan gejala stroke, hipertensi, atau keracunan kehamilan. Apabila nyeri kepala terasa hebat dan menetap selama beberapa hari, maka ibu harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Jika tidak, maka pembuluh darah ibu bisa pecah.
Tanda bahaya kehamilan trimester I berikutnya adalah mata berkunang-kunang dan pucat pada konjungtiva palpebra (kelopak mata bagian bawah). Tanda tersebut memperlihatkan adanya anemia pada kehamilan. Anemia dapat menghambat tumbuh kembang janin dan membahayakan ibu hamil.
Nyeri perut hebat merupakan tanda pasti kehamilan ektopik terganggu. Artinya, janin menempel di luar kavum uteri sehingga merusak bagian tersebut dan bisa mati. Nyeri tersebut bisa menyebabkan ibu pingsan. Jika tidak segera ditangani, ibu dapat meninggal karena kehabisan darah.
Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 2
Tanda bahaya kehamilan pada trimester kedua ini adalah:
- bengkak pada beberapa bagian tubuh,
- protein urin positif,
- tekanan darah lebih dari 160/100 mmHg,
- keluar cairan ketuban,
- janin tidak bergerak,
- dan denyut jantung
janin abnormal.
Bengkak, protein urin positif, dan hipertensi merupakan tanda pasti adanya keracunan kehamilan. Ibu perlu diawasi secara ketat agar penyakit tidak berlanjut seperti kejang atau meninggal.
Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 3
Pada akhir kehamilan juga terdapat beberapa tanda bahaya kehamilan dengan indikasi berbeda seperti perdarahan dan demam tinggi. Perdarahan pada kehamilan trimester III ada dua jenis yaitu:
- Plasenta previa terjadi karena letak plasenta berada di bawah sehingga ketika terjadi peregangang akan menimbulkan koyaknya pembuluh darah. Cirinya, darah yang dikeluarkan berwarna merah segar.
- Solusio plasenta adalah keadaan di mana plasenta terlepas sebelum waktunya. Darah yang dikeluarkan berwarna coklat, berbau, dan sedikit menggumpal. Keadaan ini sangat membahayakan janin karena dapat menyebabkan kematian. Sedangkan pada ibu, perdarahan ini dapat berujung pada kematian akibat kekurangan darah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar