Jumat, 04 Oktober 2013

Tanda bahaya pada bayi baru lahir

 
Tanda bahaya pada bayi baru lahir:
1. Tidak mau menyusu atau memuntahkan semua yang diminum. Ini tanda bayi terkenainfeksi berat.
2. Bayi kejang. Kejang pada bayi baru lahir kadang sulit dibedakan dengan gerakan normal.Jika melihat gejala-gerakan yang tidak biasa dan terjadi secara berulang-ulang (menguap,mengunyah, mengisap, mata berkedip-kedip, mata mendelik, bola mata berputar-putar, kakiseperti mengayuh sepeda) yang tidak berhenti jika bayi disentuh atau dielus-elus,kemungkinan bayi kejang.
3. Bayi lemah, bergerak hanya jika dipegang.
4. Sesak napas (60 kali permenit atau lebih) atau nafas 30 kali per menit atau kurang.
5. Bayi merintih.
6. Pusar kemerahan sampai dinding perut. Jika kemerahan sudah sampai ke dinding perut,tandanya sudah infeksi berat.
7. Demam (suhu tubuh bayi lebih dari 37,5º C) atau tubuh teraba dingin (suhu tubuh bayikurang dari 36,5º C).
8. Mata bernanah banyak.
9. Bayi diare, mata cekung, tidak sadar, jika kulit perut dicubit akan kembali lambat. Initandanya bayi kekurangan cairan yang berat, bisa menyebabkan kematian.
10. Kulit bayi terlihat kuning. Kuning pada bayi berbahaya jika muncul pada :
a. Hari pertama (kurang dari 24 jam) setelah lahir.
b. Ditemukan pada umur lebih dari 14 hari.
c. Kuning sampai ke telapak tangan atau kaki.

Tanda Bahaya pada Bayi Baru Lahir
 Tanda dan gejala sakit berat pada bayi baru lahir dan bayi muda sering tidak spesifik. Tandaini dapat terlihat pada saat atau sesudah bayi baru lahir, saat bayi baru lahir datang atau saatperawatan di rumah sakit. Pengelolaan awal bayi baru lahir dengan tanda ini adalah stabilisasidan mencegah keadaan yang lebih buruk.

Tanda ini mencakup :
 Tidak bisa menyusuKejangMengantuk atau tidak sadarFrekuensi napas kurang dari 20 kali/menit atau apnu (pernapasan berhenti selama lebih 15detik)Frekuensi napas lebih dari 60 kali/menitMerintihTarikan dada bawah ke dalam yang kuatSianosis sentral (kebiruan di bibir dan lidah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar