Jumat, 04 Oktober 2013

Tanda-Tanda Kehamilan Minggu Pertama

Tanda-Tanda Kehamilan Minggu Pertama

Untuk mengetahui Anda hamil atau tidak dapat dilakukan dengan cara tes kehamilan. Namun biasanya para wanita juga bisa menduga mereka hamil atau tidak. Biasanya hak ini ditandai dengan telatnya menstruasi. bila anda mengalami satu atau lebih tanda Dan gejala kehamilan. Berikut adalah tanda-tanda kehamilan pada minggu pertama setelah anda mulai hamil.
Perubahan fisik yang biasa dirasakan pada tanda-tanda kehamilan minggu pertama adalah payudara atau puting yang nyeri dan bengkaka. Payudara akan terasa berat, sakit dan nyeri bila disentuh. Atau kadang juga terasa penuh dan menjadi lebih berat. Pada dua minggu pertama setelah kehamilan dimulai, payudara anda mulai membesar Dan berubah sebagai persiapan untuk memproduksi susu
ibu hamil
Tanda-tanda kehamilan minggu pertama lainnya adalah tubuh anda bekerja dengan sangat keras  memompa hormon Dan memproduksi lebih banyak darah untuk membawa nutrisi bagi janin anda. Untuk mengakomodasi meningkatnya aliran darah ini, jantung anda memompa lebih keras Dan lebih cepat.
Sedikit mengalami pendarahan dari vagina berkisar 11 atau 12hari setelah berhubungan. Pendarahan disebabkan sel telur yang dibuahi masuk lapisan dalam rahim
Beberapa hal dibawah ini merupakan tanda-tanda kehamilan minggu pertama lainnya adalah :
- Sering buang air kecil
- Sakit kepala
- Konstipasi
- Perubahan suasana hati
- Merasa pusing dan melayang
- Suhu basal tubuh meningkat
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Kehamilan Kembar

Kembar. Melahirkan bayi kembar seringkali berlangsung lebih sukar dan bahaya-baik bagi ibu maupun bagi bayinya daripada melahirkan bayi tunggal (satu).
Oleh karena persalinan kembar kerapkali mulai lebih awal, maka ibu harus tinggal di tempat yang dekat dengan ruamh sakit setelah kehamilan bulan ketujuh.

Tanda-tanda seorang ibu akan melahirkan bayi kembar :
- Perut membesar lebih cepat dan rahim lebih besar daripada seharusnya, terutama pada bulan-bulan terakhir.
- Jika berat ibu bertambah lebih cepat daripada normal atau bila gangguan yang sering dijumpai pada kehamilan (ngidam, sakit punggung, pembengkakan pembuluh balik pada kaki-vena varicosa, wasir, pembengkakan dan kesulitan pernapasan) lebih buruk daripada biasanya, lakukan pemeriksaan akan kemungkinan kehamilan kembar.
- Jika Anda dapat merasakan 3 bulatan besar atau lebih (kepala dan bokong bayi) dalam rahim yang tampak sangat besar, kemungkinan bayinya kembar.
- Kadang-kadang anda dapat mendengar 2 denyut jantung yang berbeda (bukan denyut jantung ibu) tetapi pemeriksaan ini sukar dilakukan.
- Apabila selama bulan-bulan terakhir, ibu banyak beristirahat dan menghindarkan pekerjaan berat, maka bayi kembarnya jarang dilahirkan terlalu awal.
- Kerap kali bayi kembar dilahirkan kecil dan memerlukan perawatan khusus.
Posted in Tanda-Tanda Kehamilan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Tanda Mengandung

Beberapa wanita percaya bahwa mereka akan mengetahui ketika pembuahan terjadi di dalam tubuh. Mereka tidak perlu menunggu waktu menstruasi yang tidak kunjung datang atau gejala-gejala lainnya untuk mengetahui bahwa mereka sedang mengandung.
Perasaan ini bisa jadi hanyalah intuisi atau mereka benar-benar bisa merasakan perubahan-perubahan kecil yang terjadi di dalam tubuh yang dihubungkan dengan sekresi pertama hormon-hormon kehamilan. Namun, sebagian besar wanita tidak bisa benar-benar yakin bahwa mereka sedang hamil sehingga mereka melihat hasil tes kehamilan.
1. Tanda-tanda dan Gejala-gejala Awal
Tanda kehamilan yang petama dan pasti adalah tidak terjadinya menstruasi pad awaktunya yang secara medis dikenal dengan istilah amenorrhea. Kehamilan adalah alasan utama tidak terjadinya menstruasi, walaupun bukanlah satu-satunya alasan. Stres juga bisa menjadi alasan lain. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya tidak langsung menganggap diri Anda sedang mengandung hanya karena menstruasi tidak terjadi.
Tanda-tanda berikut ini merupakan indikasi awal kehamilan, beberapa diantaranya akan muncul sebelum Anda sadar bahwa menstruasi tidak terjadi bulan ini. Namun, sebagian besar wanita tidak menyadarinya hingga kehamilan telah berlangsung beberapa lama :
- Rasa lelah yang semakin meningkat
- Merasa mual, khususnya di pagi hari
- Lebih sering buang air kecil
- Payudara yang terasa lebih sensitif
- Perubahan dalam selera seperti keinginan yang mendadak akan makanan tertentu atau timbulnya rasa tidak enak di mulut.
2. Tanda-tanda dugaan kehamilan
- Menstruasi terlambat atau tidak menstruasi
- Merasa mual dan muntah
- Ngidam
- Payudara besar dan tegang
- Sulit buang air besar
- Perubahan warna kulit pada bagian-bagian tertentu, misalnya leher, muka dan areola mamae
- Epulis (pembengkakan pada gusi)
- Varises (munculnya pelebaran pembuluh darah, misalnya di bagian betis)
3. Tanda-tanda kehamilan yang tidak pasti
- Rahim membesar
- Test kehamilan positif (kemungkinan hasil test palsu karena terjadinya kesalahan dalam pemeriksaan
4. Tanda-tanda kehamilan yang pasti
- Terasa adanya gerakan janin dalam rahim
- Terasa adanya bagian-bagian janin
- Terdengar adanya denyut jantung janin
- Terlihat adnaya gambaran janin melalui USG (ultarsonografi)
Posted in Tanda-Tanda Kehamilan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Persiapan Kehamilan

Pada saat pasangan suami-istri memutuskan untuk mempunyai anak persiapan menuju terjadinya proses pembuahan sangat penting untuk dilakukan. Sebaiknya, persiapan ini dilakukan dan diperkirakan 3-6 bulan sebelum proses pembuahan terjadi. Persiapan-persiapan yang dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Mengkonsultasikan kesehatan fisik
Sebelum melakukan hubungan intim, konsultasikan kesehatan Anda ke dokter atau bidan. Untuk keperluan ini, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan yang dibutuhakn seperti berikut ini :
- Pemeriksaan virus rubella (campak jerman), sitomegalovirus, herpes simplex genitalia atau varicella zoster untuk menghindari terjadinya kecacatan pada janin.
- Pemeriksaan virus hepatitis (A, B dan C) dan virus HIV untuk meghindari diturunkannya penyakit akibat virus-virus tersebut kepada janin dalam kandungan.
- Pemeriksaan penyakit toksoplasmosis. Toksoplamlosis dapat menyebabkan kecacatan janin dan abortus.
- Pemeriksaan penyakit seksual menular. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian, baik dan ibu, janin, maupun bayi yang dilahirkan.
- Pemeriksaan penyakit menurun yang sedang diderita seperti asma, diabetes mellitus dan jantung. Pada wanita hamil, penyakit ini dapat bertambah berat jika tidak dilakukan perawatan dan pengobatan yang teratur. Untuk menghindarinya, dokter akan memantau kesehatan pasiennya dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk hamil.
- Pemeriksaan penyakit akiibat kekurangan zat-zat tertentu, misalnya kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Penyakit ini dapat menyebabkan kelahiran prematur dan keguguran.
- Pemeriksaan alat-alat reproduksi pria dan wanita. Jika alat-alat reproduksi berfungsi normal, kehamilan dapat direncanakan sesuai dengan keinginan suami-istri.
2. Mengatur asupan nutrisi
Untuk menunjang kesuburan, asupan nutrisi sangat penting bagi pasangan suami-istri. Hindarkan diet makanan pengendali berat badan. Pilihlah makanan sehat dan seimbang yang mengandung protein, asam-asam lemak esensial, mineral dan vitamin. Asupan jumlah kalori harus dilakukan dengan kebutuhan tubuh. Pilihlah makanan segar dan olahan dengan baik agar zat-zat gizi yang terkandung di dalamnya tidak rusak. Makanan yang dikonsumsi harus bervariasi dan hindarkan makanan yang berada dalam kemasan yang disertai zat pengawet.
3. Bersikap teliti terhadap obat-obatan
Konsumsilah obat-obatan secara tepat dan benar. Jangan mengkonsumsi sembarang obat untuk menghindari terjadinya alergi atau keracunan obat. Jika Anda sakit, berkonsultasilah dengan dokter.
4. Menanamkan pola hidup sehat
Untuk menanamkan pola hidup sehat, perhatikan hal-hal berikut :
- Hindarkan rokok karena zat-zat yang terkandung dalam rokok, seperti karbon monoksida, sianida dan nikotin dapat merusak sperma dan menyebabkan kemandulan. Selain itu, zat-zat tersebut dapat menyebabkan janin kekurangan oksigen dan makanan bergizi sehingga dapat mengembalikan kecacatan.
- Hindarkan minuman alkohol karena akan merusak kesuburan telur. Selain itu, jika alkohol tebawa oleh darah dan masuk ke aliran darah janin melalui plasenta (ari-ari) dapat menyebabkan keterlambatan mental pada bayi.
5. Memeriksakan darah
Pemeriksaan golongan dan rhesus darah pada pasangan suami-istri perlu dilakukan untuk mengantisipasi adanya perbedaan golongan dan rhesus darah ibu dan bayi. Terjadinya perbedaan golongan dan rhesus darah dapat mengancam keselamatan janin dalam kandungan.
6. Mengkonsultasikan faktor genetik
Konsultasikan genetik perlu dilakukan jika pasangan suami-istri masih terkait persaudaraan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya penyakit yang dapat diturunkan kepada janin. Konsultasi genetik diperlukan juga untuk memilih jenis kelamin. Tidak dapat disangkal, faktor jenis kelamin masih merupakan masalah yang cukup serius dalam sebuah keluarga. Beberapa peristiwa sering menyudutkan sang isteri karenaa bayi yang dilahirkan tidak sesuai dengan keinginan suami/keluarga.
7. Mencatat kondisi kesehatan
Catatlah hal-hal penting tentang kondisi kesehatan, khususnya kondisi kesehatan istri, mislanya mengenai siklus mentruasi. Apakah siklusnya selalu sama? Apakah pendarahannya normal? Hal ini akan berguna untuk menentukan umur kehamilan. Selain itu, catatlah apakah Anda alergi terhadap makanan, obat-obatan, bahan atau benda tertentu. Dengan cara ini, Anda dapat mencegah terulangnya kembal alergi. Proses pengobatan alergi pada wanita hamil sangat sulit dilakukan.
8. Menjaga hubungan yang harmonis
Hubungan suami-istri harus tetap dipertahankan. Timbulnya stress yang berkepanjangan akan memepengaruhi proses pembuahan, kehamilan, pertumbuhan janin di dalam kandungan, proses melahirkan dan menyusui.
9. Mempersiapkan tabungan
Setiap pasangan suami-istri yang merencanakan kehamilan, pastinya mempersiapkan tabungan untuk sang buah hati nantinya. Hal ini merupakan kerja pokok yang harus direncanakan jauh sebelum rencana kehamilan itu disusun. Agar segala persiapan menyambut datangnya sang buah hati dapat berjalan lancar, mampu memenuhi kebutuhan sang buah hati dan anak akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas.
Posted in Tanda-Tanda Kehamilan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Kehamilan

Ada beberapa gejala kehamilan yang sering dijadikan petunjuk untuk mengetahui apakah seorang wanita hamil atau tidak. Beberapa gejala kehamilan diantaranya adalah :
1. Amenore
Bagi wanita normal yang mengalami menstruasi secara teratur, amenore adalah salah satu bukti dini kehamilan, terutama bila gejala-gejala dini lainnya juga tejadi
2. Perubahan Payudara
Nyeri, nyeri tekan, terasa berat dan perbesaran adalah gejala awal perubahan payudara. Kemudian terjadi pigmentasi, perubahan puting, sekresi kolostrum dan perbesaran vena. Perubahan ini sangat signifikan pada wanita yang belum pernah hamil
3. Mual dan Muntah
Terjadi segera setelah periode menstruasi pertama tidak terjadi, banyak wanita mengalami derajat yang bervariasi dari mual, pening dan muntah. Hal ini disebut dengan morning sickness karena gejala-gejala lebih sering terjadi setelah sarapan pagi. Diyakini bahwa morning sickness adalah respons awal tubuh terhadap tingginya kadar progesteron. Gejala biasanya menghilang pada tiga bulan walaupun pada kasus tertentu muntah-muntah dapat lebih lama. Keadaan tersebut kemudian disebut pernicous vomiting (muntah-muntah pernisiosa) dan ditangani sebagai komplikasi abnormal pada kehamilan
4. Frekuensi Berkemih
Kongesti darah pada organ-organ pelvik meningkatkan sensitivitas jaringan. Tekanan karena perbesaran uterus pada kandung kemih menstimulasi saraf dan mentriger keinginan untuk berkemih selama kehamilan. Infeksi saluran perkemihan, trauma dan pertumbuhan tumor dapat menunjukkan gejala serupa
5. Leukorea (Keputihan)
Peningkatan sekresi vaginal disebabkan oleh efek stimulasi hormon pada kelenjar dan peningkatan suplai darah ke pelvik terjadi amat dini pada kehamilan. Setiap keluaran yang berlebihan, kuning kehijauan atau setiap perdarahan yang terjadi selama kehamilan adalah tidak normal dan harus segera diteliti.
6. Tanda Chadwick’s (Bercak Keunguan pada Vagina)
Suatu perubahan awal yang dapat terlihat pada pemeriksaan adalah warna mukosa vagina, yang menjadi ungu kebiruan karena meningkatnya suplai darah. Bagaimanapun, setiap kongesti pada pelvik dapat menyebabkan gejala-gejala ini, tidak hanya kehamilan.
7. Quickening
Quickening adah istilah kuno yang berarti “perasaan pertama adanya kehidupan”. Sensasi getaran ini seperti kupu-kupu terbang, yaitu dirasakan pertama oleh calon ibu sekitar 22 minggu masa gestasi. Bagi wanita yang sebelumnya pernah hamil mungkin merasakan gerakan pada 20 minggu. Walaupun tanda-tanda tersebut menguatkan bagi wanita, quickening tidak membuktikan kehamilan. Tanda-tanda ini subyektif, bukan bukti objektif yang nyata.
Posted in Tanda-Tanda Kehamilan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Kehamilan

Ada beberapa tanda atau gejala kehamilan yang dapat diamati yaitu:
- Sakit kepala ringan (pusing)
- Sakit di tulang rusuk
- Rasa sesak
- Air liur yang berlebihan bahkan sering muntah-muntah
- Sebagian wanita merasa resah dan sensitif
- Suhu panas yang tinggi setelah indung telur mengeluarkan sel telur dan terjadi pembuahan
Selanjutnya, tanda-tanda kehamilan mulai nampak jelas. Meskipun seorang wanita merasa senang dan bahagia karena mengetahui dirinya hamil, khususnya ketika hamil yang pertama, namun sering kehamilan tersebut diiringi dengan beberapa perubahan yang kadang terasa mengganggu tetapi dianggap normal pada masa hamil, yaitu :
- Tidak mendapat haid / menstruasi
- Badan mengembang dan rahim membesar membuat perut semakin tampak besar
- Perubahan pada payudara: berat dan ukurannya semakin bertambah dan keras. Seringkali wanita merasakan sakit yang ringan di payudara dan puting.
- Muntah-muntah ringan di pagi atau sore hari khususnya tahap awal kehamilan
- Sangat sensitif terhadap bau-bauan
- Sulit berkonsentrasi terhadap sau pekerjaan
- Mengidam, khususnya pada tiga bulan pertama kehamilan. Tanda-tanda ngidam berbeda antara satu wanita dengan wanita lain. Diantara gejala ngidam adalah menghindarnya wanita dari bau atau makanan tertentu dan keinginan yang kuat untuk memakan makanan tertentu.
- Perubahan detak jantung dan organ sirkulatif
- Adanya varises, yaitu pebesaran pembuluh darah sehingga tampak dari luar. Sebagian varises terjadi pada kehamilan yang berulang. Varises disebabkan hormon kehamilan dan sebagian karena keturunan
- Kelenjar endoktrin. Beberapa fungsi kelenjar endoktrin mengalami distorsi pada masa kehamilan seperti kelenjar tiroid yang semakin membutuhkan yodium. Umumnya, kelenjar tersebut kembali normal saat melahirkan
- Perubahan pada tulang dan gigi. Wanita yang sedang hamil mengalami kerapuhan tulang dan gigi, pembengkakan gusi atau gusi mudah berdarah. Hal itu disebabkan karena janin mengambil darah dan kalsium serta bahan penting lainnya untuk pertumbuhan tulangnya.
- Sering buang air kecil dan sulit buang air besar terutama di awal dan akhir masa kehamilan
- Keluarnya cairan dari vagina. Biasanya sejumlah cairan mengalir dari dalam vagina wanita yang sedang hamil
- Adanya gangguan pada pencernaan, khususnya di awal kehamilan.
- Bercak berwarna merah yang mirip dengan bisul di bagian bawah perut. Kadang-kadang juga terlihat di bagian bawah payudara dan di atas paha
- Terjadi perubahan pada kulit, rambut dan kuku. Kulit menjadi lebih berminyak atau sebaliknya. Rambut dan kuku tumbuh lebih cepat daripada saat tidak hamil.
- Merasa tersengat atau terbakar di bagian bawah dada dan biasanya diikuti oleh muntah atau cairan yang asam atau pahit
- Kehilangan selera makan akibat tekanan rahim terhadap perut dan usus panjang.
- Adanya wasir, yaitu pembuluh darah normal di daerah rektum.
- Nyeri pada tulang
- Sesak nafas yang terjadi selama dua bulan terakhir kehamilan
Posted in Tanda-Tanda Kehamilan | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tanda Kehamilan Minggu Pertama

Mengetahui dirinya hamil untuk pertama kalinya merupakan saat yang tak terlupakan bagi seorang wanita. Pada kehamilan akan ditemukan beberapa gejala dan tanda-tanda awal kehamilan, yaitu :
1. Tidak Mendapat Haid/Menstruasi
Ini merupakan tanda pertama adanya kehamilan. Menstruasi berhenti karena rahim dipersiapkan untuk kehamilan. Sebaiknya Anda mengetahui kapan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT), yang dapat digunakan untuk menentukan usia kehamilan dan kapan perkiraan persalinan. Hal yang perlu diingat adalah tidak mendapat haid selain sebagai tanda awal kehamilan juga dapat disebabkan oleh faktor lainnya.
2. Mual dan Muntah
Dikenal sebagai “morning sickness” karena rasa mual dan muntah biasanya sering terjadi pada pagi hari di bulan-bulan pertama kehamilan. Tetapi, mual muntah ini dapat juga terjadi setiap waktu. Hampir 50% wanita hamil mengalaminya, dengan tingkat berbeda-beda. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormonal yang mendadak akibat proses kehamilan.
3. Sering Kencing/Buang Air Kecil
Terjadi karena kandung kemih tertekan oleh rahim yang membesar sehingga menimbulkan rasa ingin buang air kecil juga karena peningkatan hormon kehamilan. Keluhan biasanya pada awal kehamilan dan berkurang pada kehamilan setelah 12 minggu dan timbul kembali setelah kehamilan 28 minggu.
4. Mengidam
Beberapa wanita akan merasa menginginkan makanan-makanan tertentu. Ini terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan. Belum diketahui secara ilmiah mengapa rasa seperti ini timbul.
5. Payudara Membesar
Payudara lebih besar dan kencang. Puting susu membesar dan berwarna lebih gelap, kadang-kadang terasa gatal dan sakit serta lebih sensitif terhadap sentuhan.
6. Sembelit atau Konstipasi
Terjadi pada 50% wanita hamil, dan ini terjadi karena perubahan hormonal dan penekanan rahim yang semakin membesar
7. Rasa Mengantuk
Timbul rasa mengantuk yang berlebihan meskipun sudah cukup tidur, yang bukan disebabkan oleh kelelahan tetapi karena adanya perubahan hormonal selama proses kehamilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar